RILISJATENG.COM- Pemenang lomba menyanyi duet antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sragen Hari Jadi Sragen ke-277, resmi diumumkan pada Senin (15/5/2023) malam di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.
Kemeriahan malam puncak lomba menyanyi antar OPD di Kabupaten Sragen tersebut, tidak bisa dibendung dengan penampilan menarik dari perwakilan ASN di masing-masing instansi tempat kerja mereka.
Dalam lomba menyanyi yang berlangsung sejak pukul 08.30 – 16.30 WIB itu, 1 peserta / OPD dari 50 peserta mengundurkan diri karena sedang sakit. Sehingga ada 49 peserta yang mengikuti lomba. Peserta diperbolehkan memilih satu lagu campursari koplo populer yang telah ditentukan oleh panitia. Mulai dari, Rungkad, Satu Rasa Cinta, Rasah Bali dan Kesucian Ati.
Juri yang didatangkan untuk penilaian lomba pun juga berkompeten dalam bidangnya, diantaranya Mr.
Jepank (Surakarta), Romania (Karanganyar) dan
Eko Guntur Martinus (Surakarta).
Berdasarkan hasil penilaian tiga dewan juri, yang meraih juara 1 dengan perolehan skor nilai 969 adalah Dinas Kesehatan (Dinkes), juara 2 Perusahaan Minum Daerah (Perumda) Tirto Negoro Sragen dengan skor nilai 940 , dan juara 3 diraih Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang mendapatkan nilai 916.
Selama tampil di panggung, masing-masing OPD bisa membawa supporter yang menyerukan yel-yel dan berjoget bersama untuk memeriahkan penampilan pereakilan timnya. Terkait penilaian lomba menyanyi, ada empat indikator penilaian, yakni teknik vokal, ekspresi, penampilan, dan supporter.
Bak artis ibu kota, para pegawai Pemkab Sragen itu tidak hanya pandai bernyanyi. Mereka juga merias diri dan menggunakan kostum khusus. Saking serunya, banyak pegawai lainnya yang ikut berjoget ria mengikuti alunan dan ketukan gendang.
Penampilan mereka juga disaksikan langsung oleh Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati, Suroto, Sekda, dr. Hargiyanto dan pejabat lingkup Pemkab Sragen lainnya.
Wakil Bupati, Suroto saat membuka acara menyampaikan selain dalam rangka Hari Jadi Sragen, perlombaan ini digelar untuk menjaga silaturahmi, kekompakan, gotong-royong dan guyub rukunnya dimasing – masing OPD.
Ia yakin para peserta yang seluruhnya ASN itu pasti punya keunikan dan kreativitas untuk menampilkan lagu yang dibawakan, karena Sragen adalah gudangnya seni. Mulai dari ciri khas karawitan / tayub, campursari, dan klenengan.
Menurutnya, dengan kemajuan Sragen dan perkembangan dibidang seni budaya. Menciptakan kolaborasi atara tayub, cokekan, dan gambyong menjadi seni campursari Sragenan.
“Karena kreativitas seniman – seniman Sragen ini yang membuat campursari Sragenan menjadi kondang Sragen sampai pelosok tanah air,” ungkap Wabup.
Sementara salah satu juri, Mr.Jepank mengapresiasi antusias para peserta yang ikut lomba. Tak hanya suara dan penampilan, Ia mengatakan supporter yang mendukungpun juga kompak beradu kreativitas antar lawan juga terlihat energik memberi dukungan timnya.
Bahkan 8 dari seluruh peserta yang mengikuti lomba sudah memenuhi syarat untuk masuk kedalam industri rekaman.(RLS)
