ASN Sragen Kenakan Pakaian Adat Nusantara Saat Upacara Hari Jadi Kabupaten Sragen Ke-277

RILISJATENG.COM– Ada yang unik pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-277 kali ini. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, instansi vertikal hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sragen megenakan baju adat Nusantara.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran No.019/223/026/2023 yang di cap dan ditandatangani oleh Sekretaris Daeraah Kabupaten Sragen dr. Hargiyanto M.Kes mengenai pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-277 yang mengenakan pakaian adat Nusantara bagi seluruh peserta upacara mulai dari  ASN, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Berita Lainnya

Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-277 dihelat di Stadion Taruna Sragen pada Sabtu pagi (27/5/2023) dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Sejak pagi pukul 06.00 WIB ribuan peserta upacara mulai berdatangan dengan aneka baju adat nusantara dari seluruh Indonesia seperti baju dari Papua, Batak, Sulawesi, Bali, Jawa, Madura hingga Nusa Tenggara.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama suami dr. Akbar Zulkifli Oesman yang  tiba di Stadion Taruna Sragen nampak kompak dan serasi dalam balutan baju adat Sulawesi sementara putri tercintanya Putri Humaira Akbar  mengenakan  baju adat Batak.

Tidak ketinggalan Wakil Bupati Sragen H. Suroto beserta istri mengenakan baju adat Bali dan Forkopimda Sragen pun tampak mengenakan baju adat Nusantara seperti Baju adat Betawi yang dikenakan oleh Dandim 0725 Sragen dan Kapolres Sragen, baju adat Sumatera oleh Ketua DPRD Kabupaten Sragen Suparno dan baju adat Sulawesi dikenakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sragen (Kajari Sragen) Ery Syarifah.

Bupati Yuni saat mengawali sambutannya dalam bahasa jawa itu menyampaikan Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-277 dengan tagline #Bangga Sragen mengajak masyarakat untuk mengingat kembali Kabupaten Sragen telah dapat keluar dari pandemi covid-19 sehingga saat inilah waktunya untuk kembali membangun Bumi Sukowati.

Kegiatan pembangunan infrastruktur pun telah dilakukan seperti pembangunan Gedung Pemda Terpadu, Rumah Sakit, Puskesmas, Politeknik Pariwisata, Pasar dan rekontruksi jalan dan jembatan sehingga dapat meningkatkan perekpnomian serta sesuai dengan misi visi Kabupaten Sragen 2021-2026 yaitu Menuju Kabupaten Sragen yang Mandiri, Sejahtera dan Berbudaya berdasarkan semangat Gotong Royong.

Berbagai penghargaan pun telah diraih  dan yang patut disyukuri adalah pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8  berturut-turut atas Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan oleh BPR Perwakilan  Jawa Tengah sehingga hal menjadi kado istimewa menjelang Hari Jadi Kabupaten Sragen.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sragen saya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten ke-277 terimakasih atas dukungan dan doa masyarakat Kabupaten Sragen sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama adalah untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Sragen. Jangan lupa Bangga Sragen Gotong Royong Nyawiji  Bangun Bumi Sukowati.”uangkapnya.

Usai Upacara, seluruh peserta upacara dan tamu undangan melakukan kirab dengan berjalan kaki sejauh 500 meter menuju Alun-alun Sragen untuk memeriahkan Festival Antv Rame.

Kirab/ defile diawali dengan iring-iringan seni reog Ponorogo, diikuti  rombongan Bupati dan keluarga, Wakil Bupati Sragen, Forkopimda Sragen, tamu undangan dan seluruh peserta upacara.

Sepanjang jalan veteran, Bupati dan rombongan sesekali menyapa anak-anak sekolah yang telah menunggu di pinggir jalan dan menyempatkan swafoto dengan warga masyarakat sekitar.(RLS)

Pos terkait