RILISJATENG.COM – Bupati Sragen memberikan pengarahan dan manjadi motivator didepan puluhan pejabat struktural ring II tingkat Cabang dan eksekutif PT. BPR BKK Karangmalang (Perseroda) yang mengikuti Pelatihan Akuntansi di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Sragen Sabtu (25/2/2023). Pelatihan dihadiri pula oleh para Dewan Pengawas (Dewas), Direktur Utama, Direktur Umum, dan Direktur Marketing.
Dalam kesempatan itu Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati melaunching Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui Aplikasi Samsat Budiman serta Layanan Digital Marketing secara online yang di dampingi oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah Edy Sulistyo Bramiyanto.
Direktur PT. BPR BKK Karangmalang, Raji mengatakan tujuan pelatihan akuntansi adalah untuk meninihgkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan pelayanan dan memenangkan kompetisi dimasa yang akan datang karena kompetitor sudah semakin berat.
“Pelatihan ini bertujuan agar para pejabat di lingkungan PT BKK BPR Karangmalang memahami benar, dan dapat membaca Laporan Keuangan sehingga evaluasi berkala, mingguan dan bulanan dapat terbaca pada kondisi masing-masing.”terangnya.
Selanjutnya Raji melaporkan perkembangan PT BPR BKK Karangmalang sampai dengan 31 Desember 2022. Aset sebesar Rp 836 milyar, dana masyarakat baik tabungan maupun deposito sebesar Rp 722 milyar, total deviden di tahun 2022 sebesar Rp 11, 573 milyar, untuk Pemerintah Provinsi sejumlah Rp 6, 106 milyar, kepada Pemkab Sragen Rp 5, 467 milyar hal ini menurutnya mengalami kenaikan dari tahun lalu.
BPR BKK Karangmalang dalam melakukan operasional juga berperan aktif dalam penyaluran bantuan sosial terutama Bantuan CSR pada tahun 2022.
“Dalam pemberian modal kerja yang kita salurkan ke desa-desa melalui data yang diberikan Diskumindag ada 6 desa dengan masing-masing desa mendapatkan Rp50 juta dari total Rp300 juta yang bekerja sama dengan para OPD dengan program Tuntas Kemiskinan di desa Cemeng.”urainya.
Kemudian, saat ini PT. BPR BKK Karangmalang memiliki strategi pelayanan digital yaitu melalui Marketing Digital. Dengan layanan tersebut nasabah dapat mengajukan kredit melalui online.
Pembayaran PBB sudah dilakukan secara online. Yang terbaru pembayaan pajak sekarang ini adalah Pembayaran pajak bermotor melalui Samsat Budiman yang mana pelayanan tersebut sudah dapat diakses diseluruh kantor cabang BPR BKK Karangmalang.
PT BPR BKK Karangmalang telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Samsat Budiman pada 7 januari 2023. Selanjutnya untuk pelayanan mobile banking, kita telah mendapatkan rekomendasi dari OJK dan sekarang mendapatkan proses ijin dari Bank Indonesia.
Untuk penambahan usaha, tahun ini pihaknya akan buka kantor kas di Ngawi. Tahun depan akan segera menjadi kantor cabang. Pihaknya sudah konsultasi dengan OJK.
Kepala Biro Perekonomian Edi S. Bramiyanto menyampaikan materi kali ini adalah Akuntasi yang harapannya supaya catatan di akuntansi dan catatan di IT balance. Jangan sampai ada ketimpanagan.
“Jika ada audit masuk, ada hal-hal yang harus disinkronkan. Inilah yang menjadi kekhawatiran pemegang saham beberapa masih ada yang belum clear tentang penyesuaian di akuntasni.”katanya.
Edi Sulistyo yang juga Plt. Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah mengharapkan agar inovasi terus berjalan, juga meningkatkan kompetensi agar selalu dalam posisi 3 besar, karena dengan sdm yang baik ikut berkontribusi untuk Kabupaten Sragen.
Bupati Sragen dr. Kudinar Untung Yuni Sukowati mengatakan para peserta pelatihan akuntansi belajar sekaligus silahturahmi menambah ilmu dan juga menambah semangat kinerja agar kenaikan target makin terpenuhi dan PT. BPR BKK Karangmalang lebih sukses lagi.
“Semoga bank BKK karangmalang semakin maju, deviden semakin naik untuk kabupaten sragen penyetaraan modal juga Pemkab bisa berikan tambah besar lagi karena kemanfaatannya untuk Kabupaten Sragen.”harapnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati dalam motivasinya menyebutkan beberapa tipe pekerja, pertama tipe occupation, dimana bekerja mengaharapkan gaji setiap bulan tanpa memberikan kontribusi, inovasi perkembangan perusahaan, mencurahkan waktu untuk perusahaan agar bisa lebih baik kedepannya. Tipe seperti ini adalah tipe pegawai yang tidak menghargai waktu. Bupati menyampaiakan betapa pentingnya menghargai waktu. Pernakah terfikir berapa waktu yang pernah terbuang saat bekerja?
Untuk itu dirinya mengajak seluruh para peserta bersama-sama memperbaiki kualitas diri. Perusahan pun harus berupaya mendorong agar pegawainya dapat bekerja secara optimal.
Tipe sealanjutnya adalah tipe profesional yaitu pegawai yang mau mengerjakan tugasnya, serta punya inovasi, mau membantu dan rngan tangan serta memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi untuk memajukan perusahaan.(RLS)







