RILISJATENG.COM- Pada Momen Ramadhan pelaku usaha perlengkapan ibadah semakin ramai bermunculan. Banyak dari mereka yang ingin memanfaatkan peluang naiknya permintaan pasar akan perlengkapan ibadah.
Karena, dimasa puasa ini kegiatan ibadah bersama keluarga maupun teman akan semakin sering dilakukan. Salah satu perlengkapan ibadah seperti mukena pun menjadi barang wajib yang sering digunakan di bulan Ramadhan.
Permintaan mukena yang melonjak saat Ramdhan membawa angin segar bagi pelaku usaha mukena. Salah satu penjual mukena, asal Desa Ngrombo, Kecamatan Plupuh, Eny Anisa (33 tahun) yang sudah menggeluti usaha ini sejak tahun 2020 lalu dan diberi nama El-Shafiq.
Eny mengatakan memasuki Ramadhan, pesanan mukenanya mencapai 2 kali lipat dibandingkan hari biasanya.
“Iya di bulan ramadhan ini, kami setiap hari memproduksi 600 mukena muslim, pesanan kali ini untuk pemakaian sehari-hari, tarawih dan lebaran. Ada juga untuk umroh. Jadi kami menyediakan model yang dapat dipakai dengan mudah dan kain yang nyaman dibawa berpergian,” ujar Eny.
Selain, pemesanan mukena dalam bentuk partai besar, pemesanan mukena yang di produksi Eny juga menerima pesanan berupa mukena untuk mahar pernikahan, sedangkan di bulan Ramadhan pembeli mencari mukena yang bisa dipakai sehari-hari serta umroh.
“Sempat tahun kemarin sehari bisa memproduksi 1500 mukena mas, kalau pemasaran di kami ada di Solo, Tanah Abang, dan luar Jawa,” katanya.
Sementara itu, guna memenuhi pesanan dan kepuasan komsumen dibulan ramadhan ini, Eny yang dibantu 40 orang karyawan. Pihaknya juga memilih bahan yang adem untuk digunakan, serta nyaman dipakai untuk beribadah di bulan suci.
“Apalagi pesanan mukena untuk umroh dan untuk oleh – oleh haji. Jadi kami memproduksi mukena yang nyaman dipakai dalam perjalanan, pemilihan bahan menjadi penting,” lanjutnya.
Eny menceritakan awal mula ia memproduksi mukena yakni saat ia melihat pemasaran mukena yang bagus, lalu ia dan suami tertarik mencoba membuat desain dan mulai memproduksi mukena.
Untuk harga mukena produksi Eny mulai dari harga Rp.50.000,- sampai Rp. 55.000,- perbijinya.
“Iya bisa membeli bijian disini, kalau disana ada beberapa motif mulai motif putih, warna warni dan motif bunga,” pungkasnya.(RLS)







