Halal Bihalal di Desa Hadiluwih dan Desa Trombol,lBupati Yuni Minta Warga Semarakkan Hari Jadi Sragen ke-277

RILISJATENG.COM– Masih dalam suasana Ilebaran, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan kunjungan silaturahmi dengan masyarakat desa Hadiluwih Kecamatan Sumberlawang dan desa Trombol Kecamatan Mondokan pada Selasa malam (9/5/2023).

Bertempat di Masjid Azzahra Hidayatullah desa Hadiluwih dan Balai Desa Trombol, Bupati Yuni disambut meriah oleh ratusan dari dua warga desa tersebut yang dihadiri pula oleh Muspika Kecamatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Berita Lainnya

Hadir mendampingi Bupati, Sekda Sragen dr. Hargiyanto M.Kes beserta para Asisten Sekda, Kepala Bapperida Sragen, Kepala Diskumindag Sragen dan Kepala Bagian Umum Setda Sragen.

“Masih dalam bulan Syawal, sebagai pemimpin menghaturkan mohon maaf lahir dan batin. Selanjutnya saya mengingatkan pada tanggal 27 Mei nanti  kita akan menyelenggarakan Hari Jadi Kabupaten Sragen yang ke-277. Selamat menikmati bulan mei karena akan sangat banyak kegiatan.”ujar Bupati Yuni.

Untuk itu Ia menginstruksikan kepada seluruh  jajaran pemerintah desa untuk turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-277 di desa masing-masing.

Dikatakannya dalam kesemarakan itu selain dengan memasang umbul-umbul, bendera Sragen Asri dan spanduk Hari Jadi, masing-masing desa diminta untuk menggelar kegiatan apapun yang dapat dinikmati oleh seluruh warga masyarakat desa.

“Saya minta nanti di malam 27 Mei ada tirakatan. Mari kita lakukan bersama-sama  berdoa meminta keberkahan untuk Kabupaten Sragen. Semoga dengan kemeriahan dan keguyubrukunan Kabupaten Sragen semakin lebih baik lagi, inovatifi, daerahnya nyaman, masyarakat juga semakin sejahtera.”harapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan saat ini orang yang dirawat di Rumah Sakit karena positif  Covid-19 dalam dua minggu terakhir di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan.

“Ayo yang sedang tidak enak badan, greges-greges, batuk pilek dan suranya bindeng jika keluar melakukan pertemuan, dan bertemu banyak orang wajib menggunakan masker. Yang sehat boleh tidak memakai masker. Hanya yang sakit saja supaya tidak menularkan penyakit.”terangnya.

Kebiasaan baik itu menurut Bupati dapat terus dilanjutkan seperti Pola Hidup Bersih dan Sehat dengan mencuci tangan sampai bersih. Jika tidak bisa mencuci tangan bisa diganti dengan menyemprotkan handsainitiser yang bisa dibawa kemanapun.(RLS)

Pos terkait