Haul KH. Hadits ke-26, Bupati Sigit Perkuat Komitmen Jalankan Program Unggulan Sragen

SRAGEN.RILISJATENG.COM – Peringatan Haul Al-Maghfurlah Simbah KH. Hadits ke-26 di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibien, Desa Bangle, Kecamatan Tanon, Rabu (29/7/2026), menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan berbagai program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dan sedang dijalankan Pemkab Sragen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penyediaan hunian layak, kesempatan kerja, bantuan permodalan usaha, hingga akses pendidikan.

Berita Lainnya

Bupati Sigit menjelaskan, salah satu program yang terus digencarkan adalah pembebasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Melalui program tersebut, rumah warga yang tidak layak huni dapat diperbaiki secara gratis.

“Program Pemkab Sragen ada pembebasan RTLH. Ketika ada rumah tidak layak huni dapat diperbaiki secara gratis. Saat ini sudah ada 16 desa yang bebas dari RTLH,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Sragen juga membuka kesempatan bagi masyarakat kurang mampu untuk bekerja ke luar negeri melalui program pelatihan dan pemberangkatan gratis.

“Ada juga program kerja ke luar negeri gratis, mulai dari pelatihan hingga pemberangkatan. Saat ini sudah ada 44 anak yang akan berangkat bekerja ke Jepang. Program ini ditujukan bagi keluarga tidak mampu agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pendaftarannya melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen,” jelasnya.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Pemkab Sragen menyediakan fasilitas pinjaman modal usaha berbunga nol persen melalui Bank Djoko Tingkir, BKK Karangmalang, dan Bank Syariah Sukowati. Program tersebut memberikan pinjaman maksimal Rp2 juta dengan tenor pengembalian hingga dua tahun.

“Program ini hanya ada di Kabupaten Sragen. Selain pinjaman bunga nol persen, tersedia juga pinjaman berbunga tiga persen hingga Rp100 juta dan enam persen hingga Rp200 juta,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan berbagai program perlindungan sosial lainnya, di antaranya pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga kurang mampu, penyandang disabilitas, guru berpenghasilan rendah, dan veteran.

Di sektor pendidikan, Pemkab Sragen memberikan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, keluarga petani, keluarga buruh, penyandang disabilitas, maupun keluarga veteran yang diterima di perguruan tinggi negeri di Pulau Jawa.

“Biaya kuliah hingga biaya hidup akan ditanggung sampai lulus sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Sigit menyampaikan bahwa Kabupaten Sragen juga memiliki Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu dengan kapasitas 1.008 siswa mulai jenjang SD hingga SMA secara gratis.

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan Batalyon Satria Mangkubumi di Kecamatan Tangen dengan kapasitas sekitar 1.000 personel TNI di lahan seluas 50 hektare.

“Kehadiran batalyon tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di wilayah utara Kabupaten Sragen,” pungkasnya.

Pos terkait