RILISJATENG.COM – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan rasa syukurnya menjelang dua tahun kebersamaan kepemimpinan Yuni – Suroto yang akan dperingati tanggal 24 Mei mendatang.
Rasa syukur tersebut Ia ungkapkan saat mengunjungi warga desa Kebonromo pada kegiatan tarawih keliling di Masjid Sahadadullah dukuh Murong Kecamatan Ngrampal Rabu malam (5/4/2023).
“Alhamdullilah saya sangat bersyukur setiap kegiatan Safari Ramadhan selalu didampingi bapak Wakil Bupati H. Suroto. Beliau sangat setia tidak hanya pada kegiatan Safari Ramadhan namun seluruh kegiatan pemerintahan. Terimakasih atas kerjasamanya selama ini, semoga masyarakat Kabupaten Sragen juga senang melihat kekompakan kami berdua.”ujar orang nomor satu di Kabupaten Sragen itu.
Ia mengingatkan masa kepemimpinan Yuni – Suroto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sragen akan segera berakhir karena di tahun 2024 akan dilakukan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak.
“Sebentar lagi kita akan menghadapi tahun politik, dimana akan digelar Pilkada serentak pada tahun 2024. Jadi nanti tanggal 24 Mei tahun 2024 tugas kami telah selesai pada bulan November.. Tentunya sudah ada yang menggantikan kami melalui Pilkada tersebut.”katanya.
Untuk itu, Ia meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Sragen karena telah hampir dua tahun bertugas menjalani masa kepemimpinan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sragen bersama Wabup Suroto.
“Jadi masa tugas kami di tahun 2024 sudah selesai tidak sampai lima tahun dan itu sesuai dengan aturan yang sudah berlaku dan ditetapkan antara pemerintah dan DPR. Disisa waktu yang tidak akan lama lagi, kami akan menyelesaikan seluruh tugas-tugas yang sudah menjadi program kami terutama visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sragen.”urainya.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan nawaitu bersama untuk menggali informasi serta meminta masukan dan saran seluruh warga masyarakat dan tokoh masyarakat agar tahun depan dapat segera membangun secara bertahap apa yang menjadi kebutuhan warga masyarakat Kabupaten Sragen.
Meskipun sebenarnya Ia mengatakan sudah membangun beberapa infrastuktur namun selama dua tahun mengalami pandemi covid-19 sehingga banyak kegiatan termasuk pembangunan infrastruktur tertunda dananya menjadi berkurang untuk menanggulangi covid-19.
“Sekarang waktunya kita akan segera menyelesaikan tugas-tugas yang belum selesai. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Sragen yang kita cintai ini. Mohon doanya Bapak Ibu agar apa yang menjadi cita-cita kami bersama mewujudkan Kabupaten Sragen yang sejahtera akan segera terwujud.”harapnya.(RLS)