Stok Beras Melimpah, Bulog Salurkan Beras Bagi 72. 666 Warga Miskin Sragen

RILISJATENG.COM– Sejumlah 72. 666 keluarga penerima manfaat atau kelurga miskin di Kabupaten akan mendapatkan bantuan pangan berupa cadangan beras dari pemerintah.

Penyaluran bantuan yang di lakukan Bulog merupakan perdana se-wilayah Solo Raya dan keberangkatan 3 truk pengangkut 10.87 ton beras dilepas Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dari Gudang Perum Bulog Krikilan Masara Sragen yang akan disalurkan di tiga desa yakni desa Krikilan, desa Dawungan dan desa Masaran, Kamis (6/4/2023).

Berita Lainnya

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta Andi Nugroho mengatakan beras akan disalurkan secara berkesinambugan (terus menerus) selama 3 bulan. Penyaluran dilakukan mulai hari ini (Kamis) untuk alokasi maret baru bisa dilaksanakan pada bulan April kemudian alokasi bulan April dan Mei dibulan berikutnya.

Ia mengatakan penyaluran bantuan pangan ini merupakan penugasan dari Presiden Joko Widodo kepada Badan Pangan Nasional yang disediakan dan dikirimkan melalui Perum Bulog bagi warga kurang mampu.

Dengan bantuan penyaluran ini ia berharap dapat menekan inflasi terhadap komoditas harga beras yang beberapa saat ini sedikit mengalami lonjakan. Serta menjaga keterjangkauan dan ketersediaan beras terhadap keluarga yang kurang yang mampu.

“Semoga program ini bisa terlaksana dengan lancar tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat yang berpendapatan rendah (kurang mampu) apalagi menjelang lebaran sehingga membantu meringankan beban penerima manfaat.”terangnya.

Menurutnya Kabupaten Sragen merupakan penyaluran yang pertamakali dilakukan di wilayah Solo Raya. Stok yang dimiliki Bulog untuk penyaluran bantuan di Sragen sudah melebihi pagu (kebutuhan) sekitar 1.700 ton beras. Padahal kebutuhannya hanya 726 ton. Sehingga stok di Sragen dimungkinkan dialokasi pada bantuan kabupaten-kabupaten lain.

“Alhamdullilah karena Kabupaten Sragen merupakan lumbung padi terutama beras sehingga bisa menyumbang stok di Perum Bulog wilayah Solo Raya menjadi penyumbang yang terbesar daripada Kabupaten-Kabupaten lainnya.”katanya.

Sementara Bupati Yuni menyatakan apresiasinya karena Pemkab Sragen mendapatkan kesempatan untuk bisa menyalurkan beras 72.666 kpm bagi warga Sragen yang kurang mampu. Masing-masing kpm mendapat bantuan  10 kg beras selama tiga bulan berturut-turut.

“Sragen setiap ada program apapun selalu gercep (gerak cepat). Seperti yang dikatakan Pak Andi jika Sragen menjadi yang pertama itu wajib dan pasti apapun itu. Dan alhamdullilah penyaluran beras pun dimulai terlebih dahulu dan ini sangat bermanfaat.”ungkpnya.

Ia meyakinkan bahwa sebelum lebaran bahkan pihaknya hanya punya waktu maksimal 6 hari untuk bisa menyalurkan 72.666 untuk warga sragen sesuai data yang ada.

“Kepada seluruh camat yang hadir dari 20 kecamatan ayo nyambut gawe ben tambah pahalane. Yang penting semua tersalurkan. Semoga dengan begini warga Sragen bisa berbahagia dan kami sangat bersyukur menjelang Idul Fitri ini banyak sekali bantuan yang masuk semoga keberkahan senantiasa kita dapatkan sehingga kita bisa menjadi bangsa yang maju dan sejahtera kedepannya.”pungkasnya.(RLS)

Pos terkait