TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung Tahap I Di Desa Bukuran Resmi Dimulai

RILISJATENG.COM– Wakil Bupati Sragen, Suroto membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2023. Diawal tahun 2023 ini TMMD ditempatkan di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, yang resmi dimulai hari ini Rabu (10/5/2023) dan berlangsung selama 30 hari kedepan sampai dengan 8 Juni 2023.

Secara simbolis, pembukaan kegiatan ditandai pemukulan kentongan dan penyerahan kegiatan TMMD kepada Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Yoga Yastinanda.

Berita Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sragen.

Beberapa sasaran kegiatan fisik dalam TMMD kali ini yaitu cor jalan Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe sepanjang 675×2,5×0,12 meter, RTLH 6 unit, dan Jamban 8 unit. Sedangkan kegiatan non fisik berupa sosialisasi Prokes Covid-19, sosialisasi pencegahan stunting, sosialisasi Posyandu dan Pos Bindu, Wasbang, Binkamtibmas, penyuluhan pertanian dan peternakan.

Dalam amanat Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang dibacakan Wakil Bupati, Suroto selaku inspektur upacara mengucapkan syukur atas terselenggaranya program TMMD yang rutin dilakukan setiap tahunnya. Menurutnya program TMMD telah menjadi bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan di Indonesia.

“Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja,” ungkapnya.

Untuk itu Ia mengajak TNI, Polri, ASN untuk bersinergi serta berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut melalui kegiatan TMMD.

“Dengan TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu dan persoalan terkini dengan solusi,” lanjutnya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, TMMD kali ini disisipkan aneka program yang menggugah rasa- rasa dan nilai Nasionalis ke-Indonesia-an, dan wawasan kebangsaan. Hal ini dianggap penting mengingat maraknya hoaks, perundungan (bullying) dan ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah Bangsa.

“Ditengah revolusi industri 4.0, mari kita berdayakan, edukasi masyarakat pentingnya literasi digital, agar bijak bermedsos, saring sebelum sharing. Mari kita sadarkan masyarakat tentang arti penting persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya. Dwitunggal TNI-Rakyat melalui TMMD, saatnya kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di negeri ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Yoga Yastinanda, menjelaskan bahwa TMMD merupakan program TNI untuk membantu Pemerintah Daerah guna mempercepat akselerasi didaerah terpencil agar setara dengan desa lainnya serta memelihara dan meningkatkan gotong royong serta kemanunggalan TNI – Rakyat.

Selesai Upacara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis penerima bantuan Rehab RTLH dan jamban sehat oleh Bupati Sragen dan Dandim Sragen.(RLS)

Pos terkait