Melepas Purna Tugas Drs. Suwardi, 40 Tahun Berkarya dan Mengabdi Untuk Pendidikan di Bumi Sukowati

RILISJATENG.COM– Mangayubagyo Purna Tugas (Melepas Purna Tugas)  Drs. Suwardi yang telah mengemban tugas selama 40 tahun 2 bulan  berlangsung penuh haru.

Acara yang dihadiri oleh 350 tamu undangan diantaranya Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sragen H. Sauman, Kepala Sekolah SMA/SMK, Kepala Sekolah SMP, dan seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Jumat siang (9/6/2023).

Berita Lainnya

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Sragen H. Suroto, Sekda Sragen dan para Asisten Sekda Sragen serta Kepala OPD Kabupaten Sragen hadir secara pribadi untuk melepas purna tugas Suwardi..

Prihantomo yang baru saja menjabat sebagai Kepala Dinas Kabupaten Sragen dan baru saja  dilantik Rabu malam (31/5/2023) lalu mengatakan merasa kehilangan karena sosok yang selama ini Ia kenal merupakan orang yang banyak membimbing, mengarahkan dan memberikan  banyak pengajaran tentang hal baik.

“Kedepan cita-cita beliau akan kita diteruskan, kita lanjutkan. Yang sudah berjalan dengan baik akan kita pertahankan.” katanya.

Sebagai penerus Ia berharap dapat meneruskan yang menjadi programnya, mempersolid teman-teman di Lingkungan Dinas Pendidikan, dan mencari terobosan-terobosan baru yang bisa melengkapi apa yang sudah ada selama ini.

“Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya telah memberi banyak inspirasi khususnya di Dinas Pendidikan.”ungkapnya.

Sementara Suwardi yang mengawali karir pada April 1983 sebagai Guru SD Negeri Kedungupit 1 mengapresiasi dan berterima kasih atas penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas acara pelepasan purna tugas dirinya.

“Saya menghaturkan terimakasih karena Ibu Bupati memberikan kepercayaan dan Amanah untuk membantu beliau dalam rangka melaksanakan tugas dan kewajiban yaitu menyelenggarakan pemerintahan khususnya di bidang Pendidikan. Walaupun saya menyadari belum melaksanakan sepenuhnya amanah yang diberikan dan jauh dari harapan Ibu Bupati.”terangmya.

Suwardi menjelaskan selama mengabdi menjadi ASN sangatlah lama yaitu 40 tahun 2 bulan. Ia besyukur karena perjalanan panjang dapat selesai sampai batas waktu dan selamat sampai akhir tugas.

Dikesempatan terpisah Suwardi yang masih menjabat Ketua Kwarcab Kabupaten Sragen itu mengatakan selain ASN yang tugasnya melayani masyarakat, ASN juga harus meningkatkan diri dan berkompetensi.

“Sekolah itu sangatlah penting. Agar dapat meningkatkan kualitas SDM. Karena dengan kualitas SDM banyak indikator yang mempengaruhi dalam kinerja kita. Seperti yang terangkum dalam 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang diatur oleh Pemerintah Pusat.” ucap Suwardi.

Sehingga dengan memenuhi 8 SNP maka standar tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, kesejahteraan akan lebih baik. Standar Pelayanan Minimal (SPM) juga terpenuhi.

Bupati Sragen yang akrab disapa dengan mbak Yuni mengatakan Suwardi yang dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan pada 14 Agustus 2017 adalah sesepuh yang luar biasa. Ia mengapressiasi kinerja Dinas Pendidikan selama ini progressnya baik dan ada kemajuan.

“Saya melihat kualitas SDM kita semakin meningkat. Dengan adanya SD Unggul kita harapkan mampu bersaing dengan sekolah swasta.” ujarnya.

Sedikit kilas balik, Bupati menceritakan Suwardi adalah salah satu dari tujuh pejabat Eselon II yang diangkat pertamakalinya pada saat dirinya menjabat sebagai Bupati.

Ia menjelaskan Suwardi menjadi salah satu pejabat yang sampai saat ini belum pernah diganti jabatannya sampai dengan masa akhir tugasnya.

Selanjutnya. Ia minta agar sebagai sesepuh Suwardi terus memberikan pendampingan atau menjadi tempat untuk bertanya dan untuk mencarikan jalan keluar.

“Semoga hubungan kita tetap harmonis. Saya yakin kontribusi beliau tidak pernah berhenti. Tetap memberikan pengabdiannya untuk bangsa ini walaupun sudah tidak menjadi ASN.” pungkasnya.(RLS)

Pos terkait